Berikut kejadian yang menimpa saya pribadi, dengan modus penjualan online atas produk handphone, laptop dan gadget di Selpi Olshopp (lapak online) dalam laman facebook yang beralamat di Kompleks Lucky Plaza Lt 2 Blok A No. 18 Nagoya Batam, yang melakukan penipuan dan tidak mengirimkan barang yang diminta sesuai dengan kesepakatan dalam transaksi On-line.
Kronologisnya adalah sebagai berikut :
• Setelah memesan 1 (satu) unit barang HP Android seharga Rp. 4 juta/unit, melalui sms dan call ke Admin Selpi Olshopp di no hp 0852.55000275 (no hp dalam lapak online mereka), maka disepakati tranfer ke rekening Bank Mandiri Selpi Olshopp dengan nama pribadi ARI RAHARJO di norek. 1360013313348 dengan nominal yang disepakati, pada tanggal 21 Mei 2014. (diduga lapak ini banyak memiliki nomor rekening dengan nama yang berbeda-beda, dan selalu menyebutkan norek atas bagian keuangan mereka, dengan sepengetahuan sdr. Rudy Prasetyo sebagai Penanggung Jawab Selpi Olshopp).
• Setelah tranfer dilakukan pada tanggal 22 Mei 2014 pukul 09.00 WIB, saya kembali mengontak admin Selpi Olshopp untuk lakukan cross cek dan dijawab bahwa tranfer telah masuk, dan diinformasikan bahwa barang yang dipesan akan dilakukan packing untuk pengiriman pada tanggal 22 Mei 2014, dengan menggunakan jasa ekspedisi JNE dan tiba pada sore hari.
• Tidak lama kemudian, saya dihubungi oleh seseorang yang mengaku sebagai Pimpinan dari Selpi Olshopp bernama Rudy Prasetyo, yang katanya baru tiba dari Singapura, dengan no HP. 0852.92308444, menyatakan bahwa barang yang dimaksud stoknya tidak ada di Re-Seller mereka baik yang di Batam maupun di Singapura, yang ada adalah barang promosi (sebelumnya tidak ada dibicarakan dengan admin Selpi Olshopp) yaitu dengan promosi beli 2 dapat 1, dan ybs meminta tambahan uang tranfer atas pembelian 1 (satu) unit lagi dengan nominal yang sama, agar mendapat bonus 1 (satu) unit lagi, dan segera dijanjikan untuk dilakukan pengiriman.
• Saya merasa bahwa ini adalah jebakan dan saya menolak men-tranfer kekurangan uang tersebut, dan saya meminta membatalkan transaksi pertama tersebut dengan meminta pihak Selpi Oldshopp untuk mengembalikan uang yang telah saya tranfer. Namun pihak lapak online Selpi Olshop menolak untuk mengembalikan uang saya, dan tetap meminta tambahannya untuk ditranfer atas barang promosi dimaksud (yang tidak ada dalam deal awal).
• Dalam laman facebook tersebut juga ada dicantumkan foto KTP Penanggung Jawab Selpi Olshopp bernama Rudy Prasetyo, Jenis Kelamin : Laki-Laki, beralamat di Jln. Bunga Raya No.2 Rt.002 Rw.004 Kec. Batam, Kota Batam dan Nurfadilah, dengan Jenis Kelamin : Perempuan, beralamat di Perumahan Bengkong Permai Blok E No. 20 Batam, dan Surat Izin Tempat Usaha (SITU) dari Pemkot Batam, atas nama Selpi Shopp, Nomor : 5043279998.2547/VII/2012 dengan alamat di Kompleks Lucky Plaza Lt 2 Blok A No. 18 Nagoya Batam.
• Sampai dengan hari ini tgl 01 Juni 2014, barang yang dipesan belum tiba di alamat rumah saya, yang mana barang dijanjikan . Dan uang saya pun tidak ada dikembalikan oleh pihak lapak online Selpi Oldshopp. Dan dalam komunikasi terakhir saya dengan pelaku dalam 2 nomor hp diatas, memang mereka (sdr. Rudy) mempertegas tidak akan kirimkan barang atau kembalikan uangnya sebelum saya membeli 2 (dua) unit produk mereka dengan cara pemaksaan.
• Jadi menyimak kejadian ini maka saya berharap pihak Bapak dapat melakukan penyelidikan mengungkap kasus penipuan ini, dan untuk masuk ke laman ini bisa langsung dicek dalam pencarian SELPI OLSHOPP, dan akan keluar laman dengan promosi yang menarik, untuk menipu calon pembeli. Dan bisa diinvestigasi no hp pelaku melalui kerjasama dengan pihak provider TELKOMSEL, karena telah merugikan masyarakat luas.
• Saya menyakini kemungkinan juga banyak korban lainnya yang ditipu oleh lapak online ini, yang sampai saat ini masih mengumbar bisnisnya di laman facebook, hanya mungkin mereka malu untuk melaporkan secara personal, tetapi jika digabungkan secara kumulatif maka uang yang terkumpul dari hasil penipuan seperti ini tentu sangat banyak. Dan saya termasuk korban penipuan, yang juga tidak berani melaporkan secara langsung ke Polisi, karena malu jika diekspos oleh media massa lokal tempat saya bekerja.
• Saya siap menjadi Saksi apabila suatu waktu Pelakunya ditangkap.
• Terimakasih atas perhatiannya dan mohon sekali lagi bantuan pihak Bapak bekerjasama dengan POLRI untuk meringkus pelakunya, agar tidak merugikan konsumen dan masyarakat luas.
.
Salam: Yarno Abdy.
Kunjungi Kami: selpi olshopp